Saturday, April 5, 2014

NIMREC

Ada yang tahu apa arti judul di atas? Sebelum saya beritahu, silakan baca tulisan ini dulu:

Entah sudah kesekian kalinya (karena terlalu sering), saya menjumpai ibu yang mengeluh tentang anak-anaknya. Mayoritas mereka mengatakan, "Anak saya ini begini-begitu, nakalnya minta ampun," dan lain sebagainya. Ironisnya, mereka mengatakan itu di depan anak-anak mereka.

Saya hanya tersenyum. Kenapa? Karena sebenarnya mereka sedang memberitahu saya tentang keburukan-keburukan mereka sendiri.

Anak adalah cermin orang tua. Kalau orang tua merasa ada sesuatu yang salah dengan anak mereka, introspeksi diri adalah jawabannya. Anak-anak itu aslinya polos. Orang tua dan lingkunganlah yang mewarnai mereka. Baik dalam sisi karakteristik, temperamen, dll.
Misalkan begini: Anda bercermin, lalu melihat bayangan di seberang sana memiliki jerawat merah. Apa yang akan anda lakukan? Mengambil batu lalu menghancurkan cermin itu? Atau membuangnya ke tempat sampah?
Tidak, itu bukan solusi. Jalan keluar terbaik adalah merawat sosok yang ada di cermin itu, sembuhkan jerawatnya, maka bayangan di cermin pun akan berubah lebih baik.

Begitu pula dengan anak. Saat orang-orang bertanya, "Kok Nayfah bisa kalem gitu, sih? Anak saya kok ngomongnya kasar? Saya harus mendidiknya dengan cara apa?"
Hmmm... saya jadi bingung menjawabnya, karena menurut saya yang harus dievaluasi dan dikoreksi adalah sikap dan treatment orang tuanya. Jangan heran jika anak berkata kasar, jika orang tua sering menghardik, "Goblok!" saat anak berbuat kesalahan.

Ubahlah sikap kasar menjadi bijak dan sopan, insya Alloh anak juga akan berubah.

Dan untuk judul di atas, bacalah dari kanan ke kiri, anda akan tahu jawabannya.

No comments: