Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2014

Fingerprint Tree

Menu kreatif Nayfah hari ini adalah "finger stamp tree". Permainan ini sangat sederhana. Saya sendiri menggunakan bahan-bahan sisa. Untuk kertasnya, berhubung persediaan kertas kanvas kosong, saya menggunakan kertas karton yang dibagi menjadi delapan bagian. Ukuran ini pas untuk printer saya. Jika pembaca memiliki printer A3, insya Alloh hasilnya lebih baik :) Bahan: - Kertas kanvas (atau kertas lain yang tebal) - pewarna makanan (bisa diganti cat air) - Tempat untuk pewarna (saya menggunakan tempat bekas soft lens ) - Gambar pohon (bisa di-print atau digambar manual oleh ortu)  Ini langkah pengerjaannya: Bahan Proses finger stamp. Celupkan jempol ke pewarna, lalu stempel di kertas.   Hasilnya seperti ini:   Warna hijau bisa diganti dengan warna pink (merah+putih) untuk mengubah nuansa lukisan menjadi seperti bunga sakura. Pola pohon bisa download gambar berikut: Selamat mencoba ^_^ #Homeschooling

Resep Bebek Goreng Madura

Rasa lezat bebek Madura sudah terkenal sampai ke manca negara. Bebek goreng ini menurut saya lebih khas dengan masakan daerah Bangkalan atau Sampang, Dulu, saya hanya bisa merasakan kelezatan makanan ini di warung-warung saat saya kuliah di Bangkalan. Rasanya benar-benar khas, dan tidak ada bau amis bebek sedikitpun. Bumbunya juga membuat saya ketagihan untuk terus membeli, walau harganya terbilang mahal untuk kantong mahasiswa. Suatu hari, seorang kerabat memberitahu saya resep ini.  Untuk yang ingin mencoba, yuk lihat resepnya: BEBEK GORENG BUMBU (MADURA) Bahan: 1 ekor bebek, potong sesuai selera Jeruk nipis 1 sdm garam Bumbu halus: 200 gram bawang merah 100 gram bawang putih 7 buah kemiri 5 cm laos/lengkuas 3 ruas kunyit (atau sesuai selera) 2 cm jahe 1/2 sdt ketumbar 1/2 sdt merica 200 gr cabe merah kering halus (bisa diganti dengan buah cabai merah segar), skip jika tidak suka pedas. 1 sdm garam 3 batang sereh 5 lembar daun jeruk 2 sdm kecap manis

Home School Activity #3: Cutting and Sticking

Sebenarnya ini sudah dibahas di posting sebelumnya , tentang pengenalan bentuk dan warna. Namun, kali ini saya post lagi foto yang pertama, karena akan ada relasi dengan kativitas gunting-tempel berikutnya. Pada aktivitas gunting-tempel di atas, saya menggambar pola di balik kertas origami, lalu meminta (meminta lho ya, bukan menyuruh) Nayfah mengguntingnya. Meminta sangat berbeda dengan menyuruh. Kalau menyuruh, kita menyuruh anak kita untuk melakukan sesuatu. Suka atau tidak, anak harus melakukan perintah orang tua. Sedangkan "meminta" pada dasarnya akan dilakukan jika anak bersedia melakukannya. Sangat berbeda kesannya antara kalimat, "Gunting kertas ini sesuai pola!" --> kalimat perintah dengan kalimat, "Nayfah mau bantu Ummi? Kertas ini harus digunting sesuai pola," Bagaimana kesannya? Yang lebih enak di hati pasti option yang kedua. Pada HS activity kali ini, tujuan saya untuk melatih Nayfah menggunakan gunting, agar hasil guntingannya

Home School Activity #2: I Love Buttons!

Pagi itu, 26 April 2014, saya membersihkan halaman depan rumah dan memangkas batang bambu air yang kering. Tadinya saya berpikir untuk membuangnya, tapi... bagaimana kalau digunakan untuk berkreasi dengan Nayfah? Kebetulan di rumah juga ada sisa kancing tak terpakai. Namun, karena Nayfah masih suka menggunting kertas, saya taruh dulu ranting kering dan kancing ini. Seharian itu, Nayfah menggunting pola segi tiga, segi empat dan persegi panjang, lalu menempelnya di kanvas seperti ini: Untuk bentuk kupu-kupu dan baju, saya yang mengguntingkan. Itu request khusus dari Nayfah :D Seharian bermain gunting-tempel, menggambar, mewarnai, dan sebagainya. Saya lupa dengan ranting kering dan kancing yang saya letakkan di meja TV. Malam hari, sekitar jam setengah sembilan, Nayfah mengambil ranting itu berikut kancing dan kanvasnya. "Ummi, ini lem nya mana?" tanyanya. Saya ambilkan white glue dalam kemasan seperti tipe-X, dan mengajarkan cara menggunakannya. Awal-awal pengguna