Skip to main content

Sun Flower Pillow Cushion (T-shirt yarn project)

Beberapa waktu lalu, saya mem-posting foto-foto kegiatan Kiddos di timeline facebook. Tadinya, saya ingin mengubah kamar Fatih menjadi play room. Ternyata, anak-anak punya ide berbeda. Box mainan dikeluarkan, dan kamar tersebut diubah menjadi "ruang kelas".

Semangat!

Anak-anak terlibat langsung dalam pembuatan ornamen ruangan. Kami memulainya dengan pembuat pola-pola lingkaran menggunakan benda-benda yang reachable. Di foto di atas, misalnya, Fatih berinisiatif menggunakan mangkuk es krim. Sedangkan kakaknya, Nayfah, menggunakan piring plastik kecil yang biasa digunakan sebagai tempat kecap atau sambal.

Hasil setengah jadi.
Ternyata, sehari tak cukup untuk menghias ruang kelas ini. Kami akhiri kegiatan di sore hari, karena kehabisan kertas warna. Not bad lah... lumayan juga hasilnya. Hari itu kami belajar bagaimana bekerjasama, melatih motorik halus, mengenal warna (untuk Fatih), dan Nayfah pun ternyata mulai bisa mengajari adiknya.

Muridnya pakai helm :D
Saat sore beranjak petang, kami sudah siap untuk belajar. Nayfah memilih untuk belajar bahasa Arab, sedangkan Fatih lebih tertarik melihat kakaknya menulis di papan. Daaaannn... karena Fatih mengutamakan safety first, di dalam kelas pun pakai helm -_-"

Anyway, pada foto terakhir di atas, banyak yang salah fokus dengan gambarnya. Teman-teman perajut tertarik dengan bantal hias berbentuk bunga matahari.
Yep, karena itulah, kali ini saya ingin berbagi tutorial tentang pembuatan bantal matahari ini. Cara membuatnya sederhana dan mudah. Siap untuk mencoba? Yuk, siapkan alat dan bahannya dulu:

Alat dan bahan:
  • benang kaos (T-shirt yarn) warna kuning dan putih
  • hook 7.00 mm
  • dakron
  • kain furing lingkaran untuk isi bantal
Buat 2 lembar lingkaran dengan pola:
R1: MR, dc 13
R2: inc 13
R3: dc, inc (13x)
R4: dc 2, inc (13x)
R5: dc 3, inc (13x)
R6: dc 4, inc (13x)
R7: dc 5, inc (13x)
R8: dc 6, inc (13x)
Untuk step selanjutnya (membuat kelopak), kita lakukan
dengan cara menyatukan kedua lembaran lingkaran tadi
dengan sisi jelek berhadapan, lalu rajut kelopak dengan
memasukkan hook ke masing-masing front loop dari
lingkaran tersebut.
Edging: *ch 2, dc 2, 3-ch picot, dc 2, sl st* (ulangi 15x).
Siapkan filling (dakron) berbentuk lingkaran.
Masukkan dakron ke dalam sarung bantal, lalu tutup
sisa edging dengan merajut round terakhir hingga selesai.
Tadaaaaa.... langsung dipakai ^_^

Comments

Popular posts from this blog

Karakteristik Benang Rajut

Di Indonesia, benang yang paling popular adalah benang acrylic wool , atau yang lebih familiar disebut “benang siet”. Namun, sebenarnya jenis benang sangat bervariasi. Berikut diantaranya: 1.       Benang katun ( Cotton yarn ) Sesuai namanya, benang yang umum digunakan oleh para pemula ini terbuat dari serat kapas. Benang katun bersifat dingin, mudah menyerap keringat, lentur, kuat, ringan, dan memiliki banyak varian warna. Benang ini termasuk “benang multiproject ”, karena bisa digunakan untuk berbagai macam jenis rajutan. Misalnya, bros, bandana, pinggiran kerudung, syal, tatakan gelas, tas, sepatu, sandal, dan sebagainya. Berdasarkan varian warnanya, benang katun dibagi menjadi dua kelompok, yaitu plain (polos) dan ombre (warna sembur/gradasi). Tingkat kehalusannya pun berbeda-beda antara jenis benang katun yang satu dengan yang lain. Soft cotton , misalnya, adalah yang paling halus diantara benang berbahan dasar kapas. Sementara itu, satu tingkat di bawahnya, ada katun b

Bagaimana Menghitung Harga Rajutan?

Sekitar tahun 2011, terbersit ide untuk memulai usaha yang bisa saya kerjakan tanpa mengganggu aktifitas saya sebagai ibu. Saat itu, saya sedang membuat peci rajut untuk suami. "Kenapa nggak menjual rajutan saja?" pikir saya. Yang menjadi kendala saat itu, tentu saja modal. Sebagai seorang ibu rumah tangga yang tak punya penghasilan pribadi (bahkan tabungan pribadi pun tak punya sepeser pun), tentu modal menjadi kendala terbesar saya.  Minta langsung sama suami? Ah, malu. Saat itu saya beberapa kali bercerita padanya tentang ide saya itu, namun belum juga mendapat respon positif. Ia pun sepertinya masih meragukan bakat saya dalam merajut. Akhirnya, saya berpikir untuk meminjam uang pada ayah saya. Saya ceritakan ide saya untuk memulai usaha, dan alhamdulillah gayung bersambut. Papa tidak meminjamkan uang, tetapi langsung memberi modal yang nominalnya sangat-sangat cukup untuk sekedar membeli beberapa pack benang, hakpen dan manekin. (FYI, nominalnya lebih dari 1 gram ema

Crochet Toddler Dress Pattern

Hello, there!  Since there were many people asking me for the written pattern, I translated the pattern to a pdf (consisting diagrams, written pattern and step-by-step tutorial). Here are the pattern:   Crochet Toddler Dress Pattern Translated by Novelia Ummu Nayfah (La Léh Crochet)  Materials: Bali cotton yarn in green (2 cakes of @100 grams), white (2 cakes  of @100 grams), and small amount of yellow. FYI, the texture of bali cotton yarn looks like bamboo yarn. You may use other sport-weight yarns. Hook: 4/0 Tulip Etimo Rose hook (2.50 mm) Thread and sewing needle (you may use hot-melted glue) Synthetic flowers (you may use  this flower  as accessory) Stitches: Slip stitch (sl st) Chain (ch) Single Crochet (sc) Double crochet (dc) 2dc, ch 2, 2dc  shell 5dc  solid shell Rep: repeat Beg: beginning dc2tog dc3tog Finished size: Waist (circle)  :           21.5" Length             :           22" *This is approxima