Skip to main content

Crochet Pattern & How To: Reversible Crochet Red Bucket Bag Basket bag t-shirt yarn

The Red Bucket Bag
Pattern by: Novelia Ummu Nayfah

Helloooo everyone! I made this bag years ago, and many people asked me how to make it. This bag is a kind of reversible bags; it can be used as a hand bag, or a sling bag.

I made a full tutorial consisting how to crochet the bucket bag, make the tassel (in easiest and neatest way!), and also how to sew the lining to the bag.


Are you ready to make? Let's get ready for it!


Tools and Materials:

  • T-shirt yarn by La Leh Crochet  (spandex-cotton; red; 20 mm width; approximately 250 yards length)
  • 8.00-9.00 mm crochet hook
  • Nickel ring (thick one, 3.5 cm in diameter)
  • Nickel hook (17 mm in diameter)
  • nickel chains, diameter 8 mm
  • 0,5 yard of cotton fabric for lining
  • stopper

  



Let's take a look on the PDF. There are 8 pages consisting crochet diagram (chart), written pattern in US terms, and step-by-step tutorial. Seriously, even a very beginner can make this bag!

Here's a sneak peek for you:





The dimensions of the bag are:
Bag: 24x12x22 cm (9.5x4.5x8.5 inches)
Handle: 120 centimeters of nickel chain
This bag can either be used as sling bag/cross body bag or handbag.

 

Don't miss a chance! Click on this link to get the pattern ^_^

Anyway, thank you for dropping by and have a nice hooking day!





Comments

Popular posts from this blog

Karakteristik Benang Rajut

Di Indonesia, benang yang paling popular adalah benang acrylic wool , atau yang lebih familiar disebut “benang siet”. Namun, sebenarnya jenis benang sangat bervariasi. Berikut diantaranya: 1.       Benang katun ( Cotton yarn ) Sesuai namanya, benang yang umum digunakan oleh para pemula ini terbuat dari serat kapas. Benang katun bersifat dingin, mudah menyerap keringat, lentur, kuat, ringan, dan memiliki banyak varian warna. Benang ini termasuk “benang multiproject ”, karena bisa digunakan untuk berbagai macam jenis rajutan. Misalnya, bros, bandana, pinggiran kerudung, syal, tatakan gelas, tas, sepatu, sandal, dan sebagainya. Berdasarkan varian warnanya, benang katun dibagi menjadi dua kelompok, yaitu plain (polos) dan ombre (warna sembur/gradasi). Tingkat kehalusannya pun berbeda-beda antara jenis benang katun yang satu dengan yang lain. Soft cotton , misalnya, adalah yang paling halus diantara benang berbahan dasar kapas. Sementara itu, satu tingkat di bawahnya, ada katun b

Crochet Toddler Dress Pattern

Hello, there!  Since there were many people asking me for the written pattern, I translated the pattern to a pdf (consisting diagrams, written pattern and step-by-step tutorial). Here are the pattern:   Crochet Toddler Dress Pattern Translated by Novelia Ummu Nayfah (La Léh Crochet)  Materials: Bali cotton yarn in green (2 cakes of @100 grams), white (2 cakes  of @100 grams), and small amount of yellow. FYI, the texture of bali cotton yarn looks like bamboo yarn. You may use other sport-weight yarns. Hook: 4/0 Tulip Etimo Rose hook (2.50 mm) Thread and sewing needle (you may use hot-melted glue) Synthetic flowers (you may use  this flower  as accessory) Stitches: Slip stitch (sl st) Chain (ch) Single Crochet (sc) Double crochet (dc) 2dc, ch 2, 2dc  shell 5dc  solid shell Rep: repeat Beg: beginning dc2tog dc3tog Finished size: Waist (circle)  :           21.5" Length             :           22" *This is approxima

Bagaimana Menghitung Harga Rajutan?

Sekitar tahun 2011, terbersit ide untuk memulai usaha yang bisa saya kerjakan tanpa mengganggu aktifitas saya sebagai ibu. Saat itu, saya sedang membuat peci rajut untuk suami. "Kenapa nggak menjual rajutan saja?" pikir saya. Yang menjadi kendala saat itu, tentu saja modal. Sebagai seorang ibu rumah tangga yang tak punya penghasilan pribadi (bahkan tabungan pribadi pun tak punya sepeser pun), tentu modal menjadi kendala terbesar saya.  Minta langsung sama suami? Ah, malu. Saat itu saya beberapa kali bercerita padanya tentang ide saya itu, namun belum juga mendapat respon positif. Ia pun sepertinya masih meragukan bakat saya dalam merajut. Akhirnya, saya berpikir untuk meminjam uang pada ayah saya. Saya ceritakan ide saya untuk memulai usaha, dan alhamdulillah gayung bersambut. Papa tidak meminjamkan uang, tetapi langsung memberi modal yang nominalnya sangat-sangat cukup untuk sekedar membeli beberapa pack benang, hakpen dan manekin. (FYI, nominalnya lebih dari 1 gram ema